Arabian Cafe: Boleh Juga Nih Kuliner Arab

Mencari kuliner Arab di Medan, bisa dikatakan cukup sulit terutama untuk orang seperti saya. Alasannya karena sudah terbiasa dengan makanan lokal, jadi cukup sulit menerima kuliner luar. Walaupun begitu tetap saya coba karena penasaran dengan rasanya.

Nah untuk tempatnya, saya mencoba di Arabian Cafe yang berlokasi di jalan Karya Wisata. Lokasinya cukup mudah ditemukan karena berada di jalan besar sekaligus tersedia tempat parkir. Tapi kalau kamu bingung cari Dapoer Njonja yang lokasinya langsung berhadapan dengan Arabian Cafe.

Arabian Cafe: Boleh Juga Nih Kuliner Arab
Arabian Cafe

Selain tempatnya, tentu saya tidak lupa dengan makanannya. Untuk menu-nya, bisa kamu lihat di bawah ini

Arabian Cafe: Boleh Juga Nih Kuliner Arab - Ji dan Signitshar
Ji (bawah) dan Signitshar (atas)

Untuk minumannya, ada Ji dan Signitshar. Kedua minuman ini menggunakan sirup khas Arab yang membuat rasanya semakin segar, tidak lupa dengan perpaduan buah dan eskrim yang bikin rasa semakin segar. Jadi tidak sia-sia deh mencobanya.

Arabian Cafe: Boleh Juga Nih Kuliner Arab - Menu 01
Joppie Frais

Beralih ke makananannya, yang terlebih dahulu tiba adalah Joppie Frais. Menu ini terdiri dari kentang, daging ayam, keju, saus bawang putih, mayonaise dan saus cabai.

Kesan pertama saya saat mencobanya cukup menyukainya, terutama bawang putih yang bisa diolah menjadi saus. Bikin rasanya semakin bertambah.

Arabian Cafe: Boleh Juga Nih Kuliner Arab - Menu 02
Nasi Kabsah Daging Kambing

Selanjutnya adalah Nasi Kabsah Daging Kambing. Nasi ini terdiri dari nasi panjang, daging kambing dengan sayur-sayuran. Rasanya cukup berlemak tapi tidak selemak aslinya karena pemilik mengatakan warga sekitar kurang suka berlemak dan biasanya menambahkan kuah. Sementara untuk makanan aslinya, tidak ada disajikan kuah.

Arabian Cafe: Boleh Juga Nih Kuliner Arab - Menu 03
Albaik

Terus untuk menu selanjutnya adalah Albaik. Untuk menu ini tersedia 2 jenis, pertama menggunakan nasi, sedangkan kedua menggunakan roti. Saya pilih yang kedua karena masyarakat Timur Tengah menggunakan roti sebagai makanannya.

Saat saya coba, rasanya nikmat malahan gak bikin eneg yang bikin saya ketagihan. Saya pun bertanya sama pemiliknya yang ternyata rotinya diolah oleh mereka sendiri tanpa menggunakan gula yang bikin rasa eneg jadi berkurang (pantesan bisa habis).

Selain rotinya, saus putihnya jadi perhatian. Saus putih ini adalah saus bawang atau dalam bahasa mereka Albaik. Untuk rasa, gak kalah deh sama saus mozzarela maupun mayonaise (^^)

Arabian Cafe: Boleh Juga Nih Kuliner Arab - Menu 04
Semua menu

Nah begitulah pengalaman saya di Arabian Cafe. Rasanya ingin kesana lagi untuk mencoba menu lainnya, namun seperti harus tertunda mengingat lokasi yang cukup jauh dari tempat tinggal. Oiya, bagi kamu yang ingin lihat videonya, bisa lihat di bawah ini.


Akhir kata semoga ulasan ini semakin bikin kamu selera (^^)


Catatan:
Lokasi di jalan Karya Wisata
Harga mulai Rp 30.000
Instagram: @arabian5cafe
Foto menggunakan kamera Olympus E-PL6

Comments

  1. saya malahan baru tahu tentang menu kulineran timur tengah, saya jadi pengen cobain menu yang Nasi Kabsah Daging Kambing, sepertinya cukup mengenyangkan juga.

    ReplyDelete
  2. ingatkan makan kebab kambing tadi hehehehe

    ReplyDelete
  3. sedapnyaaa . Aku laparrrr terus . .

    ReplyDelete
  4. Kayaknya enaaakkk

    huwwwow, ternyata hidangan arabian nggak seperti yang aku bayangkan hihihi
    Mau coba yang ada daging kambingnya deh kesannya enak banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya enak. Terus mereka coba rasa khas timur tengah, jadi bisa terbayang deh rasa aslinya

      Delete
  5. duh jadi laper nih,, disini juga ada makanan deket kampung arab

    ReplyDelete
  6. menu arab agak sedikit berlemak buat saya tapi bagaimanapun suatu hari akan saya coba makasih sharenya sob

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang berlemak. Di medan aja, disediakan 2 jenis biar tidak terlalu berlemak.

      Sama2 sob

      Delete
  7. penasaran ma Joppie Frais. Ngiler liat fotonya. Sepertinya yummy banget tuh

    ReplyDelete
  8. Yang penting halal kan ya mas masakannya wuehehe

    ReplyDelete
  9. mantap juga..kalo di tempat saya jarang makanan yang aneh2 sih...jadi pengen nyoba makanan khas negara lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mas, ditempat saya gitu juga, sulit mencoba makanan khas negara lain. Semoga saja kedepan semakin banyak dan pastinya halal

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman dan Tantangan Bekerja di Big Bad Wolf Medan

Bakso Hilda: Mencoba Bakso Lava dan Bakso Gunung Merapi

Kopi Lain Hati - Dari Kopi Ke Hati

Baso Aci Juara: Juaranya Aci di Medan