Ad Placement

Thursday, 10 March 2022

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah

Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba yang artinya umat muslim melakukan ibadah puasa dan shalat Tawarih. Selain itu gak lupa, aneka jajanan siap menyambut bulan suci ini. Bikin saya antusias untuk mendapatkannya.

Nah untuk persiapan bulan suci ini, saya bersama saudara saya pun jalan-jalan dan ketemu kuliner Timur Tengah yang bernama "Almasqa" yang berada di jalan A.R. Hakim. Pas banget perdana saya mencoba resto Timur Tengah :D

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah
Almasqa

Dari luar saya melihat pernak-pernik khas Timur Tengah dengan warna redup ala mereka. Kira-kira bagaimana dengan ruangannya?

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah : Ruangan 01
Waktunya masuk

Masuk, saya lihat furnitur dan dekorasinya khas Timur Tengah. Kamu bisa lihat tone warna yang ditampilkan cenderung redup atau bisa dikatakan warna lembut. Sedangkan furnitur dan dekorasi diberi warna senada yang membuat saya merasakan tempat baru.

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah : Ruangan 02
Tersedia lesehan juga

Puas melihat tempatnya, waktunya memesan. Untuk pesanan, kami memesan sesuai rekomendasi yaitu Nasi Mandhi Kambing, Cheezy Pizza Beef dan Grilled Beef Shawarma. Sedangkan minumannya Teh dingin dan Hot Karak. Berikut fotonya yang saya abadikan

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah : Menu 01
Menu yang kami coba

Untuk rasa, bisa saya katakan rasa baru karena perdana saya mencoba resto timur tengah. Memang saya sempat memposting kuliner arab yang mirip kuliner timur tengah, namun itu lebih mengarah ke kafe yang menyesuaikan selera warga sekitar.

Lebih lanjut, rasa yang paling saya suka adalah Nasi Mandhi Kambing sesuai rekomendasi mereka. Saya sempat mengerutkan dahi saat melihat nasinya yang panjang-panjang dengan kacang mete yang memiliki warna mirip dengan nasinya. Tapi begitu masuk mulut, rasanya enak dan gak menganggu selera saya. Rasanya manis namun gak bikin kenyang, terus daging kambing mudah di potong dan baunya gak menyengat, ditambah acar yang siap kami nikmati bila takut makanan berlemak. Oiya, saya iseng-iseng menawarkannya ke saudara saya untuk mengetahui rasanya dan dia langsung memesan :D

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah : Menu 02
Nasi Mandhi Kambing

Kami pun mencoba mencampurkannya dengan minum Hot Karak. Hasilnya tetap nikmat tapi kami gak kekenyangan. Untuk Hot karak sendiri, bila kita lihat sekilas mirip bandek namun berbeda rasanya. Rasanya ada susu, namun gak begitu kuat. Malahan rasa jahe ala bandrek tidak kami rasakan di setiap tegukan.

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah : Menu 03
Hot Karak

Selesai mencoba makanan berat, sekarang giliran cemilannya, Cheezy Pizza Beef dan Grilled Beef Shawarma. Untuk tampilan, cukup mirip dengan pizza dan kebab pada umumnya. Namun soal rasa, kami menyukainya, khususnya Cheezy Pizza Beef. Rasanya ringan bercampur krispy-nya roti, bikin saya gak ingin mencampurkannya dengan saus/sambal agar rasanya tidak hilang. Oiya, ternyata shawarma memiliki nama lain kebab loh

Almasqa - Perdana Mencoba Resto Timur Tengah : Menu 04
Cheezy Pizza Beef dan Grilled Beef Shawarma

Nah kesimpulannya, saya semakin semangat menyambut bulan Ramadhan karena menikmati kuliner Timur Tengah (perdana pula lagi). Untuk ruangan sampai makanan saya puas, begitu juga saudara saya. Bikin kami ingin mampir lagi untuk mencoba menu lainnya.

Oke begitulah ulasan saya di Almasqa, semoga kamu yang mampir kesini bisa ikut merasakan nikmatnya seperti saya (^^)


Catatan
Ig : @almasqa.resto
Buka jam 10.00 - 21.00 wib
Foto menggunakan Realme 5 Pro

Tuesday, 11 January 2022

Edisi Mencoba Kolaborasi dari Chatime x Cupbop

Edisi Mencoba Kolaborasi dari Chatime x Cupbop

Mencoba kolaborasi Chatime x Cupbop, sebenarnya sudah banyak orang yang mencobanya. Bahkan kalau kita searching di youtube, cukup banyak yang mengulasnya. Terus kenapa dibahas XD? Bukannya sudah ada yang mengulas?

Ya biar blog ini terisi, terus jarang-jarang saya mencoba Chatime. Jadinya muncul deh ide mengulasnya disini.

Nah biar gak lama-lama, mari kita coba

Edisi Mencoba Kolaborasi dari Chatime x Cupbop - Menu 01
Dalgonana Choco dan Dalgona Milk Tea

Edisi Mencoba Kolaborasi dari Chatime x Cupbop - Menu 02
Hotdakk Original dan Hotdakk Potato

Dari tampilannya cukup menggoda, baik itu kemasan Chatime maupun Cupbop. Kamu bisa lihat kemasannya yang cukup mudah digenggam dengan satu tangan. Terus warnanya yang gonjreng, bikin orang sekitar melihatnya. Jadinya bisa sekalian pamer deh ^_^

Untuk rasa, kami lebih suka Dalgona Milk Tea dan Hotdakk Original. Rasanya lebih cocok aja sama kami, mungkin yang Dalgonana Choco belum terbiasa dilidah kami. Sedangkan Hotdakk Potato, kami merasa tidak ada perbedaan yang signifikan dibandingkan original, cuma tambahan isi saja namun gak membuat kami merasa "WAH" saat membandingkannya dengan original.

Edisi Mencoba Kolaborasi dari Chatime x Cupbop - Menu 03

Oke begitu ulasan saya dari kolaborasi Chatime x Cupbop. Bagi kamu yang suka, cobain yuk :D

Monday, 3 January 2022

Lavender The Purple - Instagramable dan Menyegarkan

Lavender The Purple - Instagramable dan Menyegarkan

Lavender The Purple, kafe yang sudah saya kunjungi namun telat menulis di blog ini. Lebih buruknya, telat sampai tahun 2022 dikarenakan kegiatan yang tiada habisnya. Untungnya sekarang mulai longgar, jadi bisa menulis kembali

Nah untuk kafe ini berlokasi di Komplek Multatuli, tepatnya Blog E 17 (depan PMCI). Tapi jika kamu masih bingung bisa menggunakan aplikasi navigasi atau DM langsung adminnya untuk bertanya lokasinya.

Lavender The Purple - Instagramable dan Menyegarkan
Lavender The Purple

Saat kami lihat dari luar tempat ini lumayan Instagramable dengan tone warna yang lembut dan menyegarkan.

Lavender The Purple - Instagramable dan Menyegarkan - Ruangan
Lumayan luas

Mulai masuk kami melihat tone warna yang sama, bedanya ada di dekorasi dan furnitur yang lembut. Bisa dikatakan tempat ini cocok untuk kaum Hawa, karena bisa menjadi pilihan untuk santai sekaligus nongkrong bersama teman dan kolega.

Sambil melihat, tidak lupa memesan. Saya pesan Spicy Chicken Spaghetti dan Ramyeon. Kalau minumannya, pesannya Lavender the Purple dan Orange Mojito. Eh, gak sampe 15 menit semua makanannya tiba jadinya saya tambah pesanan lagi, Summer Mango sambil bilang "kak, jangan cepat-cepat"

Lavender The Purple - Instagramable dan Menyegarkan - Menu 01
Ramyeon (34K) dan Spicy Chicken Spaghetti (28K)

Lavender The Purple - Instagramable dan Menyegarkan - Menu 02
Orang Mojito dan Lavender The Purple (masing-masing 28K)

Lavender The Purple - Instagramable dan Menyegarkan - Menu 03
Summer Mango, 30K

Untuk rasa sudah sesuai selera. Tapi kalau disuruh memilih, kami pilih Lavender the Purple untuk minumannya sedangkan makanannya lebih pilih Ramyeon yang topping-nya banyak. Oiya, Summer Mango-nya kami suka, tapi karena di dalam dingin jadi kami kurang merasakannya. Mungkin kalau suasana atau tempat panas seperti lantai 2-nya yang berup outdoor, lebih cocok menikmatinya.

Oke begitulah pengalaman saya di Lavender The Purple, walau telat tapi tetap sempat diulas. Bagi kamu yang ingin mencobanya bisa langsung mampir (^^)

Catatan

  • IG : @lavenderthepurple
  • Buka jam 11.00 - 21.00 wib
  • Foto menggunakan Realme 5 Pro

Saturday, 25 December 2021

Pengalamanku Mencoba Layanan "Go Digital" dari Mie Ayam Jamur Haji Mahmud

Pengalamanku Mencoba Layanan "Go Digital" dari Mie Ayam Jamur Haji Mahmud

Dulu, saya mampir kesini untuk merasakan mie ayam jamur khas Medan sekaligus penasaran dengan langkah mereka menuju "Go Digital" sambil berpikir "Seperti apa langkah mereka menuju Go Digital? Kira-kira, bisa gak Mie Ayam Jamur Haji Mahmud?"

Semuanya telah terjawab di postingan saya sebelumnya mengenai Mie Ayam Jamur Haji Mahmud. Namun bagi kamu yang ingin tahu kesimpulannya, saya katakan cukup banyak dan yang paling terasa ada di aplikasi mereka, App Mie Ayam Jamur Haji Mahmud Reservasi dan Delivery

Aplikasi ini bisa kamu download/unduh di smartphone lewat Play Store yang memiliki fitur mempermudah kita untuk menikmati Mie AJ Haji Mahmud. Tetapi saya gak sempat menggunakannya di postingan sebelumnya karena lokasi saya berdekatan, membuat saya langsung memesan tanpa kepikiran mencoba aplikasinya. Sayang banget, mana tahu ada promo kan bisa hemat..

Teringat akan masa lalu, saya pun mencoba aplikasinya dan ini dia tampilannya.

Pengalamanku Mencoba Layanan "Go Digital" dari Mie Ayam Jamur Haji Mahmud
Aplikasi Mie AJ Mahmud

Untuk tampilannya bisa kita lihat dari atas-bawah, ada keterangan point belanja, banner informasi terbaru hingga layanan terkini. Untuk fiturnya bisa kamu lihat dari kiri bawah sampe kanan bawah, mulai dari beranda, menu promo, lambang plus (+), lokasi outlet terdekat dan pengaturan.

Fitur aplikasi 01
Fitur tambah (+)

Nah untuk fitur tambah (+), kita bisa lihat layanan pesan-antar, foto struk untuk redeem dan reservasi. Ketiga layanan ini sangat membantu saya, salah satunya reservasi. Fitur ini memudahkan saya untuk mendapatkan tempat duduk sebelum penuh, cocok banget dipakai bareng keluarga.

Fitur aplikasi 02
Fitur navigasi

Fitur selanjutnya, fitur navigasi yang memudahkan kita mencari outlet terdekat. Terkadang fitur ini saya manfaatkan untuk melihat outlet Mie AJ Haji Mahmud yang kegunaannya untuk mencoba cabang baru sekaligus menikmati suasananya seperti outlet di Thamrin Plaza.

Fitur aplikasi 03
Bagian pengaturan

Terakhir pengaturan. Fitur ini cukup banyak, kamu bisa lihat bagian setting, my order dan my benefit. Ketiganya punya fungsi masing-masing seperti setting, untuk mengedit informasi kita. My order untuk melihat pesanan kita, baik yang sudah selesai maupun sedang berlangsung. My benefit, yang memberikan kita keuntungan menggunakan aplikasi ini seperti kupon promo, poin mengajak teman dan poin dari hasil belanja.

Tes Aplikasi "Go Digital" Mie AJ Haji Mahmud

Lihat fitur yang ditawarkan, saya pun jadi penasaran untuk mencobanya. Dan saya pun mencoba aplikasinya dengan memesan beberapa menu dari Mie AJ Haji Mahmud yang berlokasi di jalan Abdullah Lubis. Sengaja saya memesan dari lokasi yang jauh dari rumah saya karena ingin tahu respon dan kecepatan waktu mereka.

Fitur aplikasi 04
Kita coba

Prosesnya terbilang mudah, begitu juga dengan pembayarannya. Sedangkan waktu menuju rumah (pengiriman) sudah sesuai karena lokasi menuju rumah lumayan jauh, bisa memakan waktu satu jam. Menariknya menu yang saya pesan masih bagus dan hangat, bikin saya semakin selera untuk mencobanya.

Menu 01
Mie AJ + Lemon Tea

Menu 02
Bakso KK5

Menu 03
Tahu Balik dan Hazelnut Coffee Latte

Setelah menerima pesanan, waktunya mencoba. Mulai dari Mie AJ + Lemontea, ternyata isi dalamnya telah dipisahkan dengan kuahnya. Hal ini membuat mie gak mengembang sekaligus bikin packaging menjadi aman.

Menu 04
Sebelum dan sesudah dituangkan kuah

Untuk rasa, saya suka. Malahan saya bisa menjabarkan rasanya, mulai dari mie ayam yang menggoyangkan lidah saat dinikmati bareng telur rebur. Terus kriyuuknya pangsit yang bisa dinikmati bersama sayur dan irisan ayam dan tak lupa sayurnya yang cocok dirasakan bersama kuah. Bikin saya bisa menikmatinya kecuali jamurnya karena saya pribadi kurang suka jamur yang diolah menjadi sayur. Oiya untuk lemontea, sudah sesuai selera.

Menu 05
Isi Tahu Balik

Lanjut Tahu Balik. Saat dibuka aroma sudah menyerbak dan langsung mencobanya. Untuk rasa ada asin-asinnya, begitu juga saat dicoba saudara saya. Tapi begitu kami buka sayur dan mayonaise, rasa asinnya menjadi hilang. Makanan ini cocok banget dinikmati bareng keluarga yang bikin kami betah berlama-lama di rumah.

Menu 06
Isi Bakso KK5

Terakhir Bakso KK5. Untuk rasa, menurut saudara saya cukup nikmat, apalagi tambah saus yang rasanya semakin menggoda. Sayang saya gak mencobanya, mungkin pas mampir lagi saya akan pesan langsung atau lewat aplikasi.

Kesimpulan

Menurut saya, aplikasi Mie AJ Haji Mahmud bisa menuju "Go Digital". Alasannya karena sekarang jaringan internet semakin mudah dijangkau begitu dengan perangkatnya. Mungkin yang menjadi penghalang ada di pengiriman dan pelayanan kepada pelanggan karena sifat dan karakter pelanggang berbeda-beda, jadi bagian pelayanan menjadi tugas utama dalam mengantar makanan. Sisanya tinggal mengikuti trend dan menjadikannya sebagai poin tambahan untuk pengembang aplikasi selanjutnya seperti bikin challenge kekinian dari aplikasi.

Mungkin segitu aja dulu pengalamanku mencoba layanan "Go Digital" dari Mie AJ Haji Mahmud. Semoga Mie Ayam Jamur Haji Mahmud Medan lewat aplikasinya bisa menjadi Warung Mie Ayam Go Digital. Sekaligus mengucapkan Anniversary 33 Tahun Mie Ayam Jamur Haji Mahmud yang semakin eksis meramaikan kuliner dan terus berinovasi menghadapi tantangan. Thank you Mie AJ Haji Mahmud

Wednesday, 22 December 2021

Nostalgia Menikmati Jajanan Lokal dari Toko Banyumas

Nostalgia Menikmati Jajanan Lokal dari Toko Banyumas

Nostalgia jajanan di kota Medan bisa dikatakan banyak, kamu bisa mencarinya mulai dari pinggiran hingga pusat kota walau sudah banyak terlupakan seperti getuk, kue bika, kue sus, molen, martabak, pukis, bikang dan masih banyak lagi. Padahal, jajanan lokal ini bisa dikembangkan dengan inovasi melalui rasa atau kreatifitas lewat bentuk dan dekorasinya.

Lepas dari itu, saya ingin bernostalgia kembali dan ingin mencobanya. Beruntung di pusat kota masih ada yang menjual jajanan lokal seolah tak lekang oleh jaman, namanya Banyumas.

Nostalgia Menikmati Jajanan Lokal dari Toko Banyumas
Jajanan kue Banyumas di Thamrin Plaza

Toko jajanan ini berada di Thamrin Plaza, kota Medan. Lokasinya langsung pintu masuk, tapi bila kamu yang bingung, kamu tinggal mencium aromanya dan langsung tiba di lokasi. Saking mudah ditemukan, plaza ini lebih sering diingat karena toko Banyumas.

Nah untuk jajanan lokal bisa dikatakan banyak, mulai dari pukis, bikang, molen, kue corong hingga martabak. Berikut foto jajanan lokal

Nostalgia Menikmati Jajanan Lokal dari Toko Banyumas - Kue
Berbagai jenis kue

Sambil melihat dan menikmati aromanya, tak lupa memesan. Untuk pesanan, hampir semua jenis kue dari Banyumas kecuali martabak. Rasanya masih sama seperti dulu, tetap manis dan enak.

Nostalgia Menikmati Jajanan Lokal dari Toko Banyumas - Pesanan
Ini dia

Oke begitu nostalgia saya bersama jajanan lokal dari toko Banyumas. Kalau suka jajanan lokal dan lagi di medan, bisa mampir ke tempat ini (^^)


Catatan

  • Harga Rp 4.000 ++
  • Lokasi Thamrin Plaza Medan
  • Foto menggunakan smartphone Realme 5 Pro

Friday, 19 November 2021

Bakso Lapangan Tembak Senayan di Medan

Bakso Lapangan Tembak Senayan di Medan

Apa kamu pernah makan bakso di Mall atau Plaza? Kalau belum yuk kita ulas pengalaman saya mencoba Bakso Lapangan Tembak Senayan di Medan.

Sebelumnya, saya mau mengucapkan maaf karena lama tidak menulis atau update di blog ini dikarenakan ada kegiatan lain yang membuat blog ini sempat tertinggal. Namun begitu ada waktu luang, saya sempatkan menuangkannya di blog ini sesuai minat dan kebutuhan pembaca. Jadi pembaca tidak bingung pembahasan dan tema blog ini.

Nah balik ke topik, Bakso Lapangan Tembak Senayan sudah ada di Medan, tepatnya di Plaza Medan Fair (Transmart Carrefour). Plaza ini sudah lama ada di Medan, jadi jangan heran aneka kuliner dan fashion bisa ditemukan, Begitu juga dengan rentang harganya yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Bakso ini berada di lantai 2 dengan kata-kata bakso berwarna merah. Kita juga bisa melihat dari kejauhan ruangannya karena di desain ala outdoor. Untuk fotonya kamu bisa lihat di bawah ini

Bakso Lapangan Tembak Senayan - Ruangan
Ruangan Bakso Lapangan Tembak Senayan di Medan

Sembari melihat dari kejauhan, saya masuk ke dalam dan pegawai menyambut saya. Untuk tempat duduknya bebas pilih, mau lesehan atau tidak. Saya pilih tempat duduk biasa.

Bakso Lapangan Tembak Senayan di Medan - Menu 01
Coba rekomendasi

Untuk menu-nya saya mencoba menu rekomendasi mereka, Bakso Malang. Dari tampilannya, kita bisa lihat isi bakso malang, ada risol, tahu bakso, mie, pangsit dan gak lupa bakso dengan daging sapi. Tampilannya yang menjanjikan bikin saya penasaran untuk mencobanya.

Bakso Lapangan Tembak Senayan di Medan - Menu 02
Bakso Malang

Tiba Bakso Malang, ternyata tampilannya mirip dengan fotonya. Kita bisa lihat isiannya seperti mie, tahu bakso, pangsit, irisan daging dan bakso sapi. Kuahnya tidak terlalu gelap yang bikin saya bisa melihat isi dalamnya.

Untuk rasa saya suka, malahan ini perdana saya mencoba Bakso Malang. Saya bisa menikmati berbagai isi di dalamnya. Bagusnya lagi, tambah saus dan kecap tetap terasa nikmatnya. Namun saya pribadi lebih suka rasa originalnya yang sudah maknyus di lidah.

Mungkin yang jadi kekurangan ada di lokasi. Soalnya jarang saya temukan usaha/kuliner bakso di Mall/Plaza yang bikin saya merasa asing saat melihat usaha ini ada di Plaza. Sisanya, saya suka mulai dari dekorasi hingga baksonya.

Nah begitulah pengalaman saya di Bakso Lapangan Tembak Senayan di Medan. Bagi kamu yang suka bakso, tempat ini bisa jadi pilihan

Catatan:

  • Lokasi di Plaza Medan Fair, Lt. 2
  • Harga 35K
  • IG : @baksolapangantembakmedan
  • Foto menggunakan Realme 5 Pro

Saturday, 14 August 2021

All You Can Eat di Simhae Medan

All You Can Eat di Simhae Medan

Terakhir kali menikmati All You Can Eat ala Korea saat saya bersama teman mampir di Pochajjang. Kalau gak salah sudah setahun saya mengulasnya dengan kesan positif, baik itu makanan, ruangan hingga pelayanannya. Wow lama banget

Untuk kamu yang penasaran dengan Pochajjang: https://blogridsal.blogspot.com/2020/01/edisi-mencoba-pochajjang-di-kota-medan.html

Kali ini saya ingin menikmatinya kembali di tempat berbeda. Yup berbeda, biar semakin menambah pengalaman rasa dan kuliner di blog ini. Jadi gak mulu-mulu satu tempat aja.

Tuk tempatnya, saudara saya menyarankan Simhae di jalan Perpustakaan, Kec. Medan Petisah karena lokasinya di kota biar sekalian jalan-jalan (betul juga ide-nya, nice). Tapi kalau kamu mau cabang lainnya, kamu bisa mampir di jalan Ringroad.

All You Can Eat di Simhae Medan
Simhae di jalan Perpustakaan

Kesan pertama saat melihat Simhae, "Hmm, mirip foodcourt/pujasera". Ruangannya diracik open space (ruangan terbuka) dengan sedikit hiasan. Bagusnya konsep ini, asap dan udara gak mengumpul yang bikin pengunjung tidak merasa pengap. Keuntungan lainnya, asap khas Simhae menyerbak keluar yang siap menggoda pengendara motor seperti saya, hehehe

Sambil melihat, pastinya gak lupa memesan. Tuk pesanan, kami pesan all you can eat versi standar dengan harga Rp 99.900,- atau 100 ribu kembaliannya 100 perak. Namun jika kamu suka versi premium, kamu bisa mendapatkannya dengan harga 120 ribuan. Jadi tinggal pilih selera

Simhae Medan - Makanan versi standar
All you can eat versi standar

Nah pesanan bisa diambil sendiri karena akan di dibakar/grill kita sendiri yang membuat kita bisa menentukan kualitas dagingnya, apakah mau kering atau tidak, bebas sesuai selera. Menariknya versi standar yang kami coba, tidak hanya pilih daging aja, kami bisa memilih ikan, ayam, nasi dan gak lupa sayur. Oiya tuk minumannya tersedia teh manis, andai disediakan teh pahit pasti bisa makan lebih banyak, hehehe XD

Tuk rasa, kami cukup suka karena memasaknya sesuai selera kami. Mungkin yang menjadi kekurangan ada di kuah/sausnya yang kurang berasa. Untungnya masih ada kuah yang sesuai selera kami yaitu kuah Gochujang. Rasa pedasnya menyatu saat kami campur ke nasi, begitu juga saat mencobanya bersama ayam dan ikan. Tapi untuk kuah lainnya kurang cocok di lidah kami.

Kesimpulannya, bisa dikatakan Simhae menyajikan menu all you can eat sesuai selera kami. Desain ala Korea gak menganggu lidah lokal kami saat menikmatinya. Begitu juga waktu yang disediakan sekitar 90 menit bisa kami sesuaikan. Sisanya tinggal kuah/sausnya aja yang kurang menurut kami.

Oke begitulah pengalaman saya mencoba Simhae di kota Medan. Bagi kamu yang mencobanya, disarankan bertanya dulu, agar mendapatkan informasi terkini tentang Simhae. Sampai jumpa~

Catatan

  • Lokasi di jalan Perpustakaan, Medan
  • Harga bisa berubah sewaktu-waktu dan belum termasuk pajak
  • Jika tidak habis, akan dikenakan denda 50ribu/100gr
  • Foto dan video menggunakan Realme 5 Pro